STITUSA BANJARNEGARA

Bedah Buku Banjarnegara Surga Cerita, Meriahkan Acara Ekraf di Alun-Alun Banjarnegara

Oleh Nazarudin

BANJARNEGARA – Semangat literasi dan kecintaan terhadap sastra mewarnai kegiatan Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang digelar di Alun-Alun Banjarnegara pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Salah satu agenda menarik dalam kegiatan tersebut adalah bedah buku Banjarnegara Surga Cerita dengan menghadirkan dua narasumber, Elyvia Widyaswarani dan Indra Hari Purnama.

Buku Banjarnegara Surga Cerita merupakan karya kolaboratif yang melibatkan 49 penulis. Buku ini menghadirkan beragam kisah, pengalaman, potensi, tradisi, serta kearifan lokal Banjarnegara yang dikemas melalui tulisan. Di antara para penulis tersebut terdapat mahasiswa STIT Tunas Bangsa Banjarnegara, yaitu Afidun dan Pangesti Dewi Lestari, yang turut berkontribusi dalam memperkaya khazanah cerita tentang Banjarnegara.

Dalam sesi bedah buku, Elyvia Widyaswarani dan Indra Hari Purnama mengajak peserta untuk melihat buku tersebut bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan ruang dokumentasi budaya, identitas daerah, dan ekspresi kreatif masyarakat. Judul Banjarnegara Surga Cerita menjadi metafora bahwa setiap sudut Banjarnegara menyimpan cerita yang layak digali, ditulis, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan pembacaan puisi oleh siswa SMP Tunas Bangsa, mahasiswa STIT Tunas Bangsa, serta mahasiswa STIMIK Tunas Bangsa. Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi seni sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap sastra.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi dan ekosistem ekonomi kreatif di Banjarnegara semakin berkembang. Kolaborasi antara penulis, akademisi, mahasiswa, pelajar, dan pegiat seni menjadi bukti bahwa literasi dapat menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi serta kekayaan budaya daerah.

Banjarnegara bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tetapi juga ruang untuk dikenang melalui cerita.

Scroll to Top